Endah n’ Rhesa: Jalur Indie Belum Mati

Semangat pagi pecinta musik indie, khususnya yang ada di Kota Malang. Siang hari, 9 Desember 2010, pecinta musik indie kedatangan salah satu musisi indie yang telah menelurkan 2 album, Endah n’ Rhesa. Kedatangan pasangan suami istri mas Rhesa Aditya dan mbak Endah Widiastuti kali ini untuk mengisi acara talkshow di Fakultas Ilmu Bahasa dan Sastra UB yang diadakan oleh Mixth Event Organizer, teman-teman dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UB.

Talkshow yang diselenggarakan bertajuk Jalur Indie Belum Mati! Mini Concert & Personal Branding Talkshow. Talkshow dimulai pukul 13.00 dan dalam rangka berbagi ilmu ini talkshow dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama, mbak Endah Widiastuti dan mas Rhesa Aditya sudah membahas macam-macam, mulai bagaimana cara membentuk sebuah band indie, cara membuat visi dan misi band indie, dan strategi dalam stp (segmenting, targeting, positioning). Talkshow berlangsung atraktif, mereka cerdas, ketika audiences mulai hening mereka langsung mencairkan suasana dengan membagi-bagikan CD dan Sketch Book. Sesi kedua, bergantian mbak Endah Widiastuti dan mas Rhesa Aditya mengupas bagaimana membentuk character, concept, & image dalam sebuah band serta mengenai the man behind the band atau lebih dikenal sebagai manajemen sebuah band yang di dalamnya terdapat sound engineer, crew, road manager, manager, administrator, dan merchandise manager. Sesi ketiga, diisi oleh interaksi tanya jawab audiences kepada Endah n’ Rhesa, dibagi menjadi 3 sesi, masing-masing sesi dibatasi 3 penanya. Tanya jawab juga berlangsung atraktif dan menyenangkan, hingga Endah n’ Rhesa juga bersedia sharing foto-foto Endah n' Rhesa yang mereka anggap “rahasia” kepada audiences.


Setelah sesi tanya jawab selesai, Endah n’ Rhesa, yang mengidentifikasi genre mereka sebagai musik ballad, langsung perform menghibur ratusan audiences yang berada di dalam Gedung PPI Fakultas Ilmu Bahasa dan Sastra UB. Mereka membawakan 8 lagu dari album pertama Nowhere To Go maupun dari album kedua mereka Look What We've Found, diantaranya Kou Kou The Fisherman, Waiting, I Don’t Remember, Remember Me, Baby It’s You, When You Love Someone, dan lainnya. Penampilan Endah n’ Rhesa sungguh mampu menghipnotis audiences. Mereka sangat romantic, bikin yang nonton pada galau + ngais-ngais tanah deh ya, apalagi kalau nontonnya pas gak sama pacar. Gimmick mereka sangat mempesona, interaksi dan chemistry yang disalurkan begitu menghangatkan. Pertunjukkan berakhir pukul 16.20.


Malamnya, pukul 18.30, juga masih ada meet and greet Endah n’ Rhesa di Ria Djenaka Coffee House. Acara dimulai dengan sharing lagi dengan Endah n’ Rhesa, lalu dilanjutkan dengan acara bebas. Bagi fans Endah n’ Rhesa ini merupakan surga banget sepertinya, mereka tidak menyia-nyiakan untuk meminta foto bareng dan tanda tangan sepuasnya sampai ndlosor. Endah n’ Rhesa juga ramah ikut serta mengajak fans-fansnya untuk dinner bersama mereka, wowww! Setelah makan, tiba-tiba Endah n’ Rhesa diminta untuk perform kembali, dan pertunjukkan dadakan pun mereka lakoni dengan membawakan 2 lagu. Omong-omong ada bule juga loh yang menyaksikan pertunjukkan Endah n’ Rhesa ini, cool! Endah n’ Rhesa pun meninggalkan Ria Djenaka Coffee House pukul 21.40… See you soon Endah n’ Rhesa, kalian sangat menyenangkan :D

NB: sayangnya 2 CD saya yang telah ditandangani Endah n’ Rhesa raib di tempat, padahal itu buat dia, orang yang paling saya sayangi :D

Comments

  1. wah manteb kayaknya..ada link lagunya ga gan? nice info

    ReplyDelete
  2. salah satu band indie kesukaan ane,indie tuh lebih fresh & unik beda sama band sekarang yang metal ( melayu total ) bikin sakit kuping denger'a

    ReplyDelete

Post a Comment