Ngerjain ASDOS

Anjrit, pagi-pagi sudah kudu ke kampus, padahal biasanya saya masih tepar di kamar. Lagi-lagi ini gara-gara dosen Mikroekonomi ini. Itu loh, dosen yang paling menyebalkan, dosen yang pernah mengintrogasi saya gara-gara ketahuan (woo...ooo) mengerjakan tugas resume patungan alias telah ditemukan fakta ada 9 teman sekelas yang ngeresumenya sama persis termasuk saya. Dosen yang satu ini memang hobi menginterogasi, sampai-sampai sama teman dibilang dosen ini ada bakat untuk casting presenter Kasak Kusuk Investigasi, Silet , atau bahkan SERGAP. Tapi ada juga teman yang bilang dosen ini mirip banget sama backing vocal-nya Kangen Band entahlah itu siapa namanya. Wah cucok banget tuh kalau dosen ini duet bareng teman saya, si Kanjen Kresna, bakal jadi kolabarasi hebat seantariksa. Pagi ini gara-gara tugas dari dosen ini, saya dipaksa untuk ke kampus untuk ngehandle tugas teman-teman yang lain dan tugas ini mesti dikumpulkan sebelum pukul 08.00 tettt! Saya ke kampus jam 07.15, eh siwalan, ndak ada anak-anak sama sekali. Alhamdulillah setelah 15 menit menunggu, mereka yang ditunggu-tunggu padha berdatangan. Saya mengumpulkan nih tugas pukul 8 kurang 5 menit, ndak mau resiko rek diperkaos arek sakelas!

Jam ke-2 ada kuliah Statistika. Mengenai kuliah ini, saya sih enjoy saja. Dosen yang mengajar asyik, tapi kayaknya terlalu cepat deh kalau mengajar. Nih dosen mengajar atau dikejar demit seh? Masa 6 SKS 1 jam sudah selesai!?!?! Ndak bakal ada deh yang bisa mengikuti mencatat materi kuliah Statistika ini, habisnya mau menulis eh slide-nya sudah diganti, begitu seterusnya.

Jam ke-3 ada kuliah Matematika Ekonomi Lanjutan. Kalau berbicara tentang dosen yang mengajar matakuliah satu ini, no comment wes, secara dosen ini jarang banget mengajar. Dosen ini memang terlihat sibuk gitu deh, atau sok sibuk seakan profesinya sebagai dosen dinomorsekiankan, hufff! Saya tapi teuteup, sebagai mahasiswa yang baik tetap saja datang setiap matakuliah ini. Yang bikin saya niat datang mengikuti matakuliah ini, karena matakuliah ini assisten dosen Matematika Ekonomi Lanjutan ini cakep jeh! Bikin adem deh pokoknya, maknyus. Sesuai prediksi, lagi-lagi hari ini dosennya ndak bisa mengajar, alhasil assisten dosen lah yang bakal mengajar. Asyik nih! Awalnya sama si Hadi, saya cuma ngomongin prospek potensi buat jadi assisten dosen, membahas syarat-syarat jadi dosen, dan akhirnya saya memunculkan ide fenomenal, gimana ya kalau jadi assisten dosen matakuliah Pendidikan Agama saja? Secara cuma Pendidikan Agama lah yang semester kemarin yang dapat A. Keren mungkin ya seorang kutil sumber maksiat ini jadi assisten dosen Pendidikan Agama? Pagi mengajarkan kebajikan kepada mahasiswa lain di kampus, malam mengajarkan kebejatan kepada mahasiswanya di Hugo's.

Selesai sudah membicarakan potensi untuk jadi assisten dosen, yang ujung-ujungnya ndak ditemukan juga potensi assisten dosen di diri saya. Ya mungkin lebih cocok menjadi assisten-assisten yang lain, misalnya saja assisten tukang parkir, keren kan? Saya terdiam sejenak, lalu muncul ide untuk mengerjai assisten dosen matematika yang cakep yang lagi mengajar di kelas ini. Habisnya si mbak asdosnya sms-an melulu seh, ya patut juga dong buat dikerjain. Dimulai dengan bertanya ke mas-mas yang ada duduk di belakang saya, menanyakan nomor hp si mbak asdos, secara mbaknya kan itungannya masih seangkatan sama mas-masnya, jadi pasti tahulah nomor hpnya si mbak asdos. Berhasil, saya sudah mengantongi nomor hpnya mbak asdos. Mulai bergerilya mengeluarkan hp mengetik sms, "mb, kpn plgx? yg blakang sdh padha ngantuk nee!" sms dikirim... Mbaknya membaca smsnya, sambil senyum-senyum ndak jelas, wuih manis juga loh kalau senyum! sms diterima... yup dibalas ternyata sama mbaknya, "y nunggu set2 bener2 ngerti, br nti plg." Lagi-lagi mbaknya senyam-senyum, wuih nih orang manis banget deh kalau sudah mengeluarkan jurus senyumnya. Saya inisiatif buat ngetik sms lagi, "bsk tuh jam tambahannya jd d mn y? d matos a? apa d kosx situ? apa d SS saja? ato d BB?" Sungguh sms yang ndak sopan dan terkesan geblek! Sms yang satu ini ndak dibales, si mbak asdos malah tambah getol menerangkan materi, waduh. Dan ketika matakuliah ini berakhir, eh mbaknya malah nyamperin mas-mas yang ada di belakang. Sambil senyam-senyum (lagi), si mbaknya ngomong (ndak tau ngomong apa) ke mas yang duduk di belakang saya, dan saya langsung kabur keluar. Mungkin dikiranya, mas-mas yang duduk di belakang saya kali ya yang sms ke mbaknya. Mampus kowe, mas...!

Comments

  1. wah iyo asdos e cakep bro!!! hahaha

    ReplyDelete
  2. mAz... mAz...
    mAz nYaDar ngGak?

    aSdOs nA kLo dLiat2 kaYaK mBk UtiK yO? pErHaTiin Lgi dECh

    ReplyDelete
  3. What's up

    It is my first time here. I just wanted to say hi!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts